Pengertian Pembelajaran Model Kooperatif TIPE TGT

Model pembelajaran kooperatif ada berbagai macam dan salah satunya yaitu model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament). Model ini pada mulanya dikembangkan oleh David DeVries dan Keith Edwards.

Model Pembelajaran TGT adalah salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menempatkan peserta didik dalam kelompok-kelompok belajar yang beranggotakan 4 sampai 6 orang peserta didik yang memiliki kemampuan, jenis kelamin dan suku atau ras yang berbeda.

Penerapan Model TGT dalam pelaksanaannya tidak memerlukan fasilitas pendukung khusus seperti peralatan atau ruangan khusus. Selain mudah diterapkan, TGT juga melibatkan aktivitas seluruh peserta didik untuk memperoleh konsep yang diinginkan.

Kegiatan tutor sebaya terlihat ketika peserta didik melaksanakan turnamen yaitu setelah masing-masing anggota kelompok membuat soal dan jawabannya untuk selanjutnya saling mengajukan pertanyaan dan belajar bersama. Sedangkan, untuk memotivasi belajar peserta didik dalam TGT terdapat unsur reinforcement.

Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament (TGT) mempunyai banyak manfaat, antara lain sebagai alternatif untuk menciptakan kondisi yang variatif dalam kegiatan belajar mengajar, dapat membantu guru untuk menyelesaikan masalah dalam pembelajaran.

Seperti rendahnya minat belajar peserta didik, rendahnya aktivitas proses belajar peserta didik ataupun rendahnya hasil belajar peserta didik, dan melibatkan aktivitas seluruh peserta didik tanpa harus ada perbedaan status, juga melibatkan peran peserta didik sebagai “tutor sebaya”.

Baca Juga : Pengertian Model Pembelajaran Jigsaw

Kelebihan pembelajaran model kooperatif TGT

Adapun kelebihan pembelajaran model kooperatif TGT antara lain sebagai berikut.

  1. Efisien waktu, artinya dengan waktu yang sedikit dan mampu menguasai materi secara mendalam
  2. Mendorong peserta didik untuk aktif
  3. Meningkatkan motivasi belajar peserta didik
  4. Meningkatkan toleransi dan melatih peserta didik untuk bertoleransi
  5. Hasil belajar peserta didik menjadi lebih baik

Baca Juga : Pengertian Pembelajaran Model Snowball Throwing

Kelemahan pembelajaran model kooperatif TGT

Kelemahan yang dimiliki oleh pembelajaran model kooperatif TGT, yaitu sebagai berikut.

  1. Pengelompokan peserta ddik secara heterogen dari segi akademik menjadi kendala bagi guru.
  2. Peserta didik yang berprestasi tinggi akan merasa terhambat oleh peserta didik dengan prestasi rendah.
  3. Memerlukan kerja keras da;am memadukan kemampuan dan kerja sama setiap peserta didik.

Baca Juga : Pengertian Pembelajaran Metode Mind Mapping

Contoh pembelajaran model kooperatif tipe TGT, misalnya pada materi Bab III kelas XI tentang kesetaraan sebagai warga negara Indonesia. Pada model pembelajaran ini, guru mengarahkan peserta didik untuk membentuk kelompok belajar dengan jumlah anggota yang beragam.

Kemudian, peserta didik membuat soal yang berkaitan dengan paham kesetaraan sebagai warga negara Indonesia, kemudian pertanyaan tersebut didiskusikan dan dipelajari bersama.

Selamat mempraktekkan pembelajaran model kooperatif TIPE TGT. Semoga bermanfaat, salam admin smartsosiologi – stay on sosiologi.

Tinggalkan komentar